- hari ini
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto mewanti-wanti partai politik lain dengan adanya Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Apalagi saat ini PSI mengganti logo mereka dengan lambang gajah.
Prabowo mengaku heran dan memuji kerja PSI dengan mengubah logo dari mawar menjadi gajah. Menurutnya, sejak dulu ia sangat menyukai dan menyayangi gajah.
Sebelumnya, saat berpidato di Kongres PSI, Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap PSI. Jokowi berkomitmen akan bekerja keras untuk PSI.
Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, menyebut terpilihnya putra Jokowi, Kaesang Pangarep, sebagai Ketua Umum PSI menunjukkan bahwa PSI telah berubah jadi partai yang mengusung dinasti politik.
Apakah sosok Jokowi bisa membuat PSI jadi partai besar, seperti janji ketua umumnya, Kaesang Pangarep? Waktu yang akan menentukan.
Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengaku sama sekali tidak berniat untuk menyindir Partai Solidaritas Indonesia yang mengganti logonya dari mawar menjadi gajah.
Klarifikasi itu disampaikan Dasco usai pernyataannya dalam acara Kongres Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional pada Sabtu, 19 Juli lalu, jadi sorotan.
Dasco mengklaim pernyataannya itu sebenarnya hanya candaan ringan saja.
Kita akan bahas bersama juru bicara PSI, Ali Muthohirin, dan analis politik yang juga Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti.
Baca Juga Logo Baru PSI Bentuk Gajah, Jokowi dan Prabowo Kompak Beri Pujian | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/606788/logo-baru-psi-bentuk-gajah-jokowi-dan-prabowo-kompak-beri-pujian-kompas-malam
#psi #jokowi #logopsi #prabowo #kaesangpangarep
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/606799/jubir-psi-dan-ray-rangkuti-soal-jokowi-dukung-psi-tapi-belum-masuk-struktural-kompas-petang
Prabowo mengaku heran dan memuji kerja PSI dengan mengubah logo dari mawar menjadi gajah. Menurutnya, sejak dulu ia sangat menyukai dan menyayangi gajah.
Sebelumnya, saat berpidato di Kongres PSI, Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap PSI. Jokowi berkomitmen akan bekerja keras untuk PSI.
Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, menyebut terpilihnya putra Jokowi, Kaesang Pangarep, sebagai Ketua Umum PSI menunjukkan bahwa PSI telah berubah jadi partai yang mengusung dinasti politik.
Apakah sosok Jokowi bisa membuat PSI jadi partai besar, seperti janji ketua umumnya, Kaesang Pangarep? Waktu yang akan menentukan.
Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengaku sama sekali tidak berniat untuk menyindir Partai Solidaritas Indonesia yang mengganti logonya dari mawar menjadi gajah.
Klarifikasi itu disampaikan Dasco usai pernyataannya dalam acara Kongres Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional pada Sabtu, 19 Juli lalu, jadi sorotan.
Dasco mengklaim pernyataannya itu sebenarnya hanya candaan ringan saja.
Kita akan bahas bersama juru bicara PSI, Ali Muthohirin, dan analis politik yang juga Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti.
Baca Juga Logo Baru PSI Bentuk Gajah, Jokowi dan Prabowo Kompak Beri Pujian | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/606788/logo-baru-psi-bentuk-gajah-jokowi-dan-prabowo-kompak-beri-pujian-kompas-malam
#psi #jokowi #logopsi #prabowo #kaesangpangarep
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/606799/jubir-psi-dan-ray-rangkuti-soal-jokowi-dukung-psi-tapi-belum-masuk-struktural-kompas-petang
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Lihat ini tekad Jokowi untuk mendukung penuh PSI tidak dibarengi dengan kepastian posisinya
00:06yang secara struktural berada di tubuh partai yang nyatanya ditimpin oleh anak bungsunya ini saudara
00:12yaitu Kaisang Pangarup.
00:14Lalu apakah dukungan Jokowi ini bisa jadi magnet bagi PSI untuk menarik simpatisan
00:18dan juga partai politik lain untuk menjadi kawan
00:22dan bagaimana pula membaca sikap politik dari Prabowo dan juga Gerindra terhadap PSI dan juga Jokowi
00:28apakah akan menjadi kawan atau justru saingan di 2029 nanti
00:33kita membahasnya bersama dengan juru bicara PSI Mas Ali Mutohirin
00:38dan juga analis politik yang juga direktur eksekutif Lingkar Madani Bang Rai Rangkuti
00:43Selamat petang Mas Ali, selamat petang Bang Rai
00:46Ya, selamat petang
00:48Saya ke Mas Ali dulu nih, Jokowi mendukung tapi belum pasti masuk struktural PSI
00:54Emang benar ya ini sampai saat ini belum masuk struktural?
00:58Ya, terima kasih selamat petang semuanya bahwa sampai hari ini selesai Kongres kemarin
01:04memang secara definitif Bapak Jokowi belum resmi masuk sebagai struktur partai
01:11apakah di Dewan Pembina atau yang lain
01:13tapi menurut kami sebagai kader PSI seluruh Indonesia ketika beliau memberikan spirit perjuangannya di nasihat kebangsaan, di pembukaan Kongres
01:23itu memberi semangat bagi kami bahwa sudah ada ikatan batin bagi kader PSI seluruh Indonesia dengan Bapak Jokowi
01:31sehingga itu penting bagi kami untuk memperkuat semangat kami, semangat perjuangan kami
01:36bergabung atau tidaknya Pak Jokowi itu bagi kami cukup
01:41ketika beliau sudah mendeklarasikan dua kalimat yang menurut kami
01:45bahkan sebagian peserta Kongres sampai meneteskan air mata
01:49ketika beliau mengatakan full mendukung PSI dan bekerja keras untuk PSI
01:55itu bagi kami cukup
01:57jadi tidak masalah ya
01:59bahwa Bapak Jokowi full mendukung kami itu bagi kami cukup
02:03soal beliau nanti bergabung apa tidak
02:05tentu kami sangat bersyukur kalau beliau bergabung
02:09tapi tentu keputusan akhir adalah ada di beliau
02:13oke jadi tidak ada soal yang penting dapat dukungan meski tidak masuk dalam struktural PSI
02:18Bung Rai melihatnya ataupun menilainya seperti apa?
02:22ini 100% mendukung atau masih setengah-setengah?
02:25kalau tidak masuk dalam struktural PSI
02:27kalau mendukung sudah pasti 100% mendukung ya
02:32sampai Pak Jokowi kemudian nanti berlabuh ke partai politik yang lain
02:36jadi selama Pak Jokowi tidak berlabuh ke partai politik manapun
02:41ya konsentrasinya adalah membesarkan PSI
02:45meskipun tidak harus masuk ke dalam struktur PSI
02:48nah pertanyaannya kenapa tidak masuk ke dalam struktur PSI saja
02:53saya kira ada dua pertimbangannya ya
02:55pertama pertimbangan citra dan yang kedua adalah pertimbangan strategi gitu ya
03:00pertimbangan citra itu
03:02kalau misalnya pada akhirnya Pak Jokowi berlabuh ke PSI
03:06dalam struktur apapun di PSI
03:08itu justru akan membuat nama PSI agak tercoreng
03:11kalau mereka mengubah klien dari partai solidaritas apa gitu
03:16itu menjadi partai super terbuka gitu
03:19tetapi anak dan ayah bercoklat di dalamnya
03:21itu sedikit baga akan menciderai citra yang mereka bangun ya
03:25nah itu misalnya itu perlu dipikirkan oleh mereka
03:28bisa-bisa jadi nanti akan jadi bahan olah-olah publik ya
03:32yang merasa apa namanya itu ya
03:35tagline partai terbuka ya partai anti-dinasti gitu ya
03:38kali pertama dalam sejarah partai politik melakukan one man one food
03:43di dalam pemilihannya macam-macam dan sebagainya
03:45jadi citranya akan terganggu
03:47oke citranya akan terganggu begitu menurut Anda ya
03:49nah kalau kita lihat dalam kongres PSI kemarin
03:52yang kedua adalah soal strategi
03:54yang kedua adalah soal strategi
03:55strateginya apa?
03:57strateginya ini kan bagaimana mengawal posisi politik anak-anaknya
04:02dan juga menantunya
04:03jadi kalau cuma semua berkumpul di PSI kan terlalu sedikit
04:07oleh karena itu mungkin perlu kekuatan lain
04:10yang mungkin bisa diimpun oleh Pak Jokowi
04:12untuk mengawal politik keluarganya Pak Jokowi
04:16baik anaknya Gibran sebagai wakil presiden
04:18maupun menantunya Bobby di Subatera Utara gitu
04:22nah oleh karena itu mungkin Pak Jokowi bisa saja
04:25menarik kekuatan dari luar
04:27artinya membagi waktu dengan kekuatan di luar
04:30nah itu mungkin pilihannya
04:32oleh karena itu mungkin gak akan masuk ke PSI
04:34jika ada partai politik yang mungkin menempatkan Pak Jokowi
04:38pada posisi strategis di partainya gitu
04:41oke menempatkan Pak Jokowi di posisi strategisnya ya
04:44Bung Raya
04:45ini aku ingin tanyakan ke Bang Ali ini Mas Ali
04:49Mas Ali nanti posisi strategis dari PSI sendiri
04:53apakah memang sejauh ini sudah memenyiapkan gitu
04:56posisi strategis untuk Jokowi
04:58kalau-kalau nanti Jokowi nanti akan masuk dalam struktural PSI
05:03karena kalau kita lihat tidak hanya Jokowi Dodo begitu
05:06yang memberikan dukungannya
05:07Presiden Prabowo juga memberikan dukungannya nih untuk PSI
05:10pada Kongres kemarin
05:12ya terima kasih tapi bagi kami yang pertama yang harus kami respon adalah bahwa
05:17ini bukan soal mencoreng citra partai apa tidak
05:20tapi perjalanan partai ini memerlukan gerakan-gerakan baru
05:24strategi-strategi baru
05:25selama perjalanan PSI 10 tahun kebelakang ini
05:29maka di momen Kongres pertama itulah yang kemudian kita sebut dengan rebranding PSI itu
05:34tentu dengan masuknya beliau tidak hanya tidak mencoreng partai kami
05:38tapi memperkuat langkah kami
05:40memperkuat perjuangan kami
05:42karena semangat perjuangan dan pengabdian
05:44Pak Jokowi itulah yang ingin kami tularkan
05:46ke kader-kader PSI seluruh Indonesia
05:48dan tentu keberhasilan beliau dalam memimpin negara ini
05:51dipilih oleh masyarakat dengan
05:53kepercayaan yang begitu besar ke beliau selama 10 tahun
05:56maka ini menjadi semangat bagi kami
05:58bukan soal mencitar
05:59tapi ini memperbaiki dan memperkuat citra kami
06:02di partai politiknya
06:03kedua soal posisi tentu kalau beliau berkenan
06:06maka ada posisi terbaik yang ingin kami sediakan
06:11tentu di Dewan Pembina
06:12yang kemarin hasil Kongres adalah
06:14mengamanatkan struktur Dewan Pembina
06:17yang diisi oleh Ketua Umum, Sekjen
06:20dan Dewan Pendiri serta Perwakilan DPW
06:22itu yang nanti akan menggodok
06:23siapa Dewan Pembina
06:25yang akan disusun dan de facto
06:28disuruh menjadi Dewan Pembina
06:31di partai PSI
06:32nah ke depan juga begitu
06:34bahwa soal beliau nanti bergabung apa
06:36tidak saya sampaikan di awal tadi
06:37bahwa semangatnya sudah ditularkan kepada
06:39kader-kader kami di PSI
06:41soal nanti kapan beliau akan bergabung
06:43itu akan kami serahkan kepada beliau
06:45yang jelas pernyataan Joko Widodo
06:48sudah pasti ya
06:49mendukung penuh PSI begitu
06:52nah Bung Rai
06:53yang menarik adalah
06:54kalau kita lihat pada saat Kongres PSI ini
06:56tidak hanya dukungan dari Presiden ke-7
06:58Joko Widodo begitu
06:59tapi Prabowo juga menyampaikan dukungannya
07:02menyatakan bahwa
07:03gajah itu adalah
07:04hewan kesayangan saya
07:06tapi di sisi lain
07:07keesokan harinya
07:08Prabowo juga menyatakan bahwa
07:10PDIP ini adalah
07:11kakak adik begitu dengan Gerindra
07:14Anda membaca
07:15posisi pernyataan
07:17dari dua pernyataan Presiden Prabowo ini
07:19seperti apa?
07:21ya satu
07:22basah-basih tentu saja kan
07:23masa di depan
07:24apa namanya itu
07:26kader-kader PSI
07:27Pak Prabowo mengatakan
07:28PDI kawan saya loh
07:30kan enggak
07:30pasti lemuji-muji
07:32ya gajah apa
07:33dan sebagainya
07:34meskipun yang dikasih
07:35bintang 4 bajunya itu
07:37adalah kucing ya
07:38bukan gajah ya
07:38nah jadi
07:39itu aja udah agak kontradiktif
07:42ya memang
07:42binatang kesayangan
07:44Pak Prabowo itu gajah
07:46tapi
07:46kucing lah yang dikasih
07:49baju
07:50dengan bintang 4 kan
07:51gitu misalnya
07:53lalu biasanya mengatakan
07:54saya kakak adik
07:55nah jadi
07:56dengan PDI perjuangan
07:57jadi kalau kita buat
07:58dalam bahasa yang simple
08:00ya tentu PSI itu kawan
08:02ya kan
08:03tapi PDI perjuangan itu
08:04saudara
08:05kata Pak Prabowo
08:06nah tinggal di
08:07ini aja
08:08dilihat aja
08:10dalam konteks
08:10konteks sosial
08:12dalam konteks sosial itu
08:13kawan
08:13apakah lebih penting
08:15dari saudara
08:15nah itu dia kan
08:17jadi
08:17kalau PSI itu kawan
08:19nah tapi
08:20PDI peri
08:21itu adalah
08:21saudara
08:22nah di kita
08:23di dalam tradisi kita
08:24ya saudara tentu
08:25jauh lebih diutamakan
08:26daripada kawan
08:27ini apakah bisa dibaca
08:29Prabowo
08:30lebih nyaman
08:31dekat ke PDIP
08:32karena lebih dianggap
08:33saudara
08:33ketimbang PSI
08:34yang kata Anda
08:35ini kawan
08:36ya
08:37ada dua pertimbangan
08:39dan pertimbangan
08:39historis
08:40dan pertimbangan
08:41mas depan
08:41pertimbangan historis
08:43ya jelas
08:43yang memperkenalkan
08:45Pak Prabowo
08:45ke Pak Jokowi
08:46juga adalah Ibu Mega
08:47jembatannya itu
08:48Ibu Mega
08:48Pak Prabowo
08:49belum tentu mau
08:50ketemu dengan Pak Jokowi
08:51kalau tidak jembatannya
08:52oleh Ibu Mega
08:53jadi hubungan itu
08:54gak mungkin dihapus
08:55begitu saja oleh Pak Prabowo
08:57dan membawa Pak Prabowo
08:58dari Jordanya
08:59ke Indonesia
09:00juga adalah Ibu Mega
09:01bahkan Ibu Mega
09:02kemudian menempatkan
09:03Pak Prabowo
09:03sebagai wakil presidennya
09:05dikala
09:05semua kecaman orang
09:07terhadap Pak Prabowo itu
09:08masih menumpuh
09:09ya kan
09:09dan itu juga
09:10gak mungkin bisa dilupakan
09:11oleh Pak Prabowo
09:13oleh karena itulah
09:14bagi PDI
09:15bagi Pak Prabowo
09:16PDI itu adalah
09:17saudara
09:17lebih dari sekedar
09:18teman
09:19kalau PSI itu teman
09:20PDI perjuangan itu adalah
09:21saudara
09:22itu pertama
09:22nah yang kedua
09:24kepentingan masa depan
09:26tentu
09:26berteman ya
09:28dalam pengertian politik
09:30atau bersudara
09:30dalam pengertian politik
09:32dengan PDI itu
09:33akan jauh lebih
09:34kuat
09:35lebih bagus
09:37lebih strategis
09:37dibandingkan
09:38dengan partai-partai yang lain
09:39nah
09:40kedekatan
09:41Prabowo
09:42dengan Puan
09:42dalam acara yang kemarin itu
09:44saya sih membacanya
09:46bagian dari upaya
09:47memperkenalkan
09:48kemungkinan
09:49dua tokoh ini
09:50akan teranjut
09:51di Pilpres
09:522019 yang akan datang
09:54baik
09:54saya ke Mas Ali
09:55oke
09:57maaf saya potong
09:58Bung Rai
09:58waktu kita terus saya ke Mas Ali
10:00Mas Ali
10:00menanggapi apa yang disampaikan oleh Bung Rai
10:02sosok seperti apa
10:04yang diinginkan oleh PSI
10:05sosok Prabowo
10:06seperti apa yang diinginkan oleh PSI
10:08yang pertama
10:10bahwa kita merasakan
10:11hal yang berbeda
10:12dengan Bang Rai
10:12yang kemudian melihatnya dari jauh
10:15begitu ya
10:15kehangatan kami
10:16kehangatan Pak Prabowo
10:18dengan ketung kami
10:18dengan kater-kater kami
10:20dan kedatangan beliau
10:21di Kongres PSI
10:22itu kehangatan yang luar biasa
10:23kami
10:24merasakan betul
10:25energi positifnya kepada kami
10:26soal
10:27distingsi kawan
10:28saudara
10:29itu kan bahasa-bahasa
10:30yang disimpulkan oleh Bang Rai
10:32kami merasakan betul
10:33apakah kemudian kami
10:34dianggap adik
10:35dianggap anak
10:36dianggap saudara
10:37kami tetap merasakan
10:38kehangatan Pak Prabowo
10:39kepada kami
10:40belum lagi
10:41kehangatan beliau
10:42dengan Pak Bapak Jokowi
10:44Presiden sebelumnya
10:45dan Presiden sekarang
10:46dan kalau kemudian
10:47kita ngomong sejarah
10:48bagaimana hubungan Pak Prabowo
10:49dengan Pak Jokowi
10:50tentu lebih hangat
10:51dan itu kontradiksi
10:53dengan yang disampaikan
10:54oleh Bang Rai
10:55bahwa kehangatan Pak Jokowi
10:57dan Pak Prabowo
10:57sangat luar biasa
10:58sebelum ke Kongres
10:59beliau mampir ke rumah beliau
11:01kemudian makan bersama
11:03dan itu kehangatan
11:04yang bisa kita rasakan
11:05itu berbeda
11:06dengan kesimpulan Bang Rai
11:07bahwa ini saudara kawan
11:09dan menurut kami
11:10tidak ada begitu
11:11saya yakin Pak Prabowo
11:12tidak punya kesimpulan itu
11:14karena ini bagian dari
11:16yang kami sering
11:17sampaikan bahwa
11:18ada elemen-elemen
11:19masyarakat
11:20elemen-elemen
11:21elit yang kemudian
11:22terganggu dengan
11:23hubungan yang sangat
11:24hormonis
11:24Bapak Presiden Prabowo
11:26dengan Bapak Jokowi ini
11:27sehingga
11:28ya terus-menerus
11:29dinarasikan
11:30bahwa ini
11:31tidak efektif
11:33tidak hangat
11:34bahwa kami merasakan
11:35betul kehangatan
11:36Presiden Prabowo
11:37kepada kami
11:37bagaimana beliau nyaman
11:39memberikan sambutan
11:40beliau nyaman
11:41menyapa
11:41kader-kader kami
11:42baik terima kasih
11:44daripada hanya
11:45kemudian
11:45kesimpulan
11:47bahwa ini kawan
11:47lebih baik
11:48kawan ini
11:49kastanya lebih baik
11:51dari saudara
11:51tidak
11:52yang jelas
11:52yang lebih tahu
11:53tentunya
11:54dari Jokowi
11:55dan juga Prabowo
11:56menempatkan PSI
11:57dan juga menempatkan
11:58PDP
11:59seperti apa
11:59baik
12:00terima kasih
12:02buat Mas Ali
12:03dan juga
12:04Bung Re
12:04atas diskusinya
12:05pada sore hari ini
12:06kita nantikan
12:06bagaimana dunia
12:07ke politik selanjutnya
12:08salam sehat
12:09semuanya
12:09terima kasih
Dianjurkan
2:14
|
Selanjutnya