last year

PRABOWO: PARA PEMIMPIN HARUS MEMBERI CONTOH BAIK TENTANG ARTI PANCASILA

IDN Media
IDN Media
Prabowo: Pemimpin Harus Mempersatukan, Bukan Pecah Belah

"Para pemimpin harus memberi contoh mempersatukan, menyejukkan, dan memberi contoh dalam masalah edukasi"

Calon Presiden RI nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut sikap pemimpin yang ideal dalam pendidikan ideologi. Salah satu kriteria pemimpin yang disebut oleh Prabowo adalah tidak menjalankan politik pecah belah.

Pernyataan Prabowo itu terlontar saat menjawab pertanyaan dari panelis mengenai pendidikan ideologi tanpa indoktrinasi.

Dalam debat Pilpres keempat antara capres Joko "Jokowi" Widodo dan Prabowo Subianto, yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3), kedua capres mendapat pertanyaan pertama dari moderator debat.

Pertanyaannya yakni cara menanamkan dan menumbuhkan Pancasila kepada generasi penerus, dengan tidak mengutamakan pendekatan indoktrinasi agar lebih mudah diterima dan diaktualisasikan.

Berikut poin-poin penting dari jawaban capres nomor urut 01 Jokowi dan capres nomor urut 02 Prabowo:

Jokowi:

Pancasila adalah kesepakatan para pemimpin bangsa dari berbagai suku, agama, ras, golongan dari berbagai daerah, dari berbagai organisasi.
Sejarah-sejarah mengenai dirumuskannya Pancasila harus diberikan di dalam pendidikan anak-anak kita sejak dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, S1, S2, S3
Paling penting adalah bagaimana memberikan pendidikan Pancasila ini dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara.
Anak-anak harus harus diberi tahu bagaimana bertoleransi karena kita ini memiliki 714 suku.
Anak-anak juga harus diberitahu bagaimana berkawan dengan saudara-saudara kita sebangsa dan se-tanah air, yang lebih dari 1.100 bahasa daerah yang berbeda-beda.
Anak-anak juga harus diberitahu bagaimana bertoleransi, karena kita ini berbeda-beda.
Kita telah membentuk badan pembinaan ideologi Pancasila tetapi ini harus kekinian bukan indoktrinasi lagi, harus kekinian bisa dilakukan lewat visual baik yang ada di Facebook, Instagram, Twitter dengan cara-cara sehingga relevansi antara Pancasila dan anak-anak muda ini bisa sambung.

Prabowo:

Walaupun kita tidak mau menggunakan pendekatan indoktrinasi, tapi kita harus memasukkan Pancasila ke dalam pendidikan bangsa kita pendidikan usia dini, TK, SD, SMP, SMA harus dimasukkan dalam edukasi bukan indoktrinasi, tapi dalam pendidikan dalam kurikulum baru, dengan demikian kita ada pemahaman yang universal yang bisa disepakati.
Walaupun tidak bersifat indoktrinasi tapi harus bersifat edukatif, harus dimasukkan ke dalam program pendidikan seterusnya sampai pendidikan lanjut S1, S2, S3.
Para pemimpin harus memberi contoh mempersatukan, menyejukkan, dan memberi contoh dalam masalah edukasi.
Dalam memilih orang tidak boleh memandang suku agama dan ras.

Dalam menjalankan politik harus politik persatuan, bukan politik pecah belah bukan politik cari kesalahan, cari perbedaan.
===================================================
Baca selengkapnya di sini:
https://www.idntimes.com/news/indonesia/gregorius-pranandito/kata-kata-penting-jokowi-dan-prabowo-di-sesi-pertanyaan-debat-capres/full?utm_source=youtube&utm_medium=youtube&utm_campaign=youtube

===================================================
Subscribe: https://www.youtube.com/c/IDNTimes
===================================================

Temukan informasi menarik lainnya di:

https://idntimes.com
https://www.facebook.com/idntimes/
https://instagram.com/idntimes
https://twitter.com/idntimes

===================================================